Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kementerian PU Dapat Anggaran Rp118,5 Triliun di 2026, Fokus Perkuat Irigasi dan Konektivitas
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir mengatakan, tantangan terberat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahun ini selain ekspor dan investasi, persoalan birokrasi juga menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera dituntaskan.

"Tantangan terberat di 2018 adalah birokrasi. Birokrasi itu bukan kementerian saja, tetapi eselonnya perlu revolusi mental," ujarnya ditemui dalam acara KEIN Meets The CEO di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Gagasan pemerintah untuk melakukan percepatan pelaksana berusaha diyakini bisa mendorong investasi di Indonesia, terutama dalam pengurusan perizinan. Namun, Soetrisno menilai, masih belum ada kesepahaman antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Pemerintahannya sendiri masih ada perbedaan. Nah, Ini bagaimana tahun ini bisa bersatu pemerintah pusat kemudian daerahnya berkoordinasi dan bersinergi dengan satgas (satuan petugas)," katanya.

KEIN selama ini menjadi jembatan antara pemerintah dan para investor. KEIN selalu mendorong para investor agar mau berinvestasi di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut