Kata Menperin soal Polemik Impor KRL Bekas dari Jepang: Besok Kita Selesaikan
JAKARTA, iNews.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut polemik impor kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang akan diselesaikan besok di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves). Dia memastikan seluruh pihak akan diundang.
"Besok kita rapatkan, semua (dilibatkan), nanti diundang oleh Menko Marves. (Besok) udah diagendakan kita selesaikan, pasti ada solusi. tidak bisa kira-kira kalau keputusan," ujar Agus di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta (2/3/2023).
Terkait dengan alasan penolakan dari Kemenperin soal impor KRL bekas dari Jepang, Agus tidak menjelaskan secara rinci. Dia hanya mengatakan bahwa Kemenperin mendorong industri dalam negeri.
"Tugas kita kita mendorong industri dalam negeri. Pengamat kita dengar, semua kita dengar, industri dalam negerinya kita dengar, semuanya kita dengar," kata dia.
KCI: Kereta Bekas dari Jepang Usianya 30 Tahun, Masih Bisa Digunakan 15 Tahun Lagi
Seperti diketahui, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berencana mengimpor KRL bekas dari Jepang untuk mengantikan 10 rangkain kereta yang akan dipensiunkan pada tahun ini.
Namun, rencana tersebut terganjal oleh perizinan dari Kementerian Perindustrian. Penolakan tersebut dikeluarkan Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian tertanggal 6 Januari 2023 yang menyatakan bahwa berdasarkan pertimbangan teknis atas rencana impor oleh PT KCI belum dapat ditindaklanjuti dengan pertimbangan pada fokus Pemerintah meningkatkan produksi dalam negeri serta substitusi impor melalui Program Peningkatan Pengguna Produk Dalam Negeri (P3DN).
10 Rangkaian KRL Pensiun Tahun Ini, KCI Sebut Impor Kereta Bekas Jadi Pilihan Utama
Editor: Aditya Pratama