Jumlah Bandara Internasional di RI Dipangkas Jadi 15, Erick Thohir Ungkap Alasannya
Sebaliknya, pemerintah justru berupaya meningkatkan kedatangan warga negara asing ke Indonesia dengan tujuan wisata.
"Tapi yang kita tidak mau kan membuka airport sebesar-besarnya, lebih banyak orang Indonesia yang ke luar negeri, daripada yang di dalam negeri," ucapnya.
Meski hanya 15 bandara yang dijadikan sebagai pintu masuk antar negara, pemerintah tetap melakukan konektivitas dengan penerbangan domestik di berbagai daerah di Indonesia.
"Ini lah kenapa airport yang 15 ini menjadi titik masuk, tetapi isinya kan bukan disitu antara connectingdomesticflight harus bisa diperbaiki," tuturnya.
Konektivitas tersebut lantaran jumlah wisatawan lokal mencapai 70 persen dari total wisatawan nasional. Sementara 30 persen lainnya berasal dari wisatawan mancanegara (wisman).
"Kalau kita lihat pariwisata itu 70 persen lokal 30 persen asing. Kenapa Pak Sandi juga sekarang mendorong percepatan pariwisata bisa mulai recover," katanya.
Editor: Aditya Pratama