Jeff Bezos, Pria Terkaya ke-2 di Dunia dengan Total Harta Capai Rp2.111 Triliun
Keluarga tersebut akhirnya pindah ke Miami saat Jeff Bezos remaja. Sejak masih anak-anak, Jeff Bezos sudah menunjukkan kecintaannya terhadap teknologi.
Saat masih duduk di bangku sekolah menengah, Jeff Bezos bahkan begitu populer di kalangan teman-temannya. Ia juga mendirikan Dream Institute, sebuah pusat perkemahan musim panas yang mempromosikan pemikiran kreatif pada siswa kelas empat, lima dan enam.
Setelahnya, Jeff Bezos menempuh studi di University of Princeton sampai lulus summa cumlaude dengan gelar di bidang teknik elektro dan ilmu komputer. Dengan gelar yang didapatkan, ia justru banyak menolak beberapa tawaran pekerjaan dari perusahaan besar.
Jeff Bezos malah bergabung ke perusahaan serat optik yang baru dibentuk, Fitel. Tugasnya di sana adalah membantu perusahaan membangun jaringan komputer khusus untuk keuangan internasional.
Pada tahun 1988, ia beralih ke Banker's Trust di New York City untuk mengembangkan sistem pengelolaan dana investasi. Setelah dua tahun, ia pindah ke firma investasi Wall Street D. E. Shaw & Company sebagai spesialis komputer.