Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jasa Marga Prediksi 3,6 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek saat Mudik Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Jasa Marga Prediksi 2,21 Juta Kendaraan Lintasi 4 Gerbang Tol Utama saat Mudik Lebaran

Jumat, 24 Februari 2023 - 14:19:00 WIB
Jasa Marga Prediksi 2,21 Juta Kendaraan Lintasi 4 Gerbang Tol Utama saat Mudik Lebaran
Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas saat Arus Mudik Lebaran melalui 4 Gerbang Tol Utama mencapai 2,21 juta kendaraan.  (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, Sekretaris BPJT, Yongki Triono menyebut, saat arus mudik dan balik Lebaran 2023 nanti, Tol Cisumdawu akan dioperasikan secara fungsional sepanjang 60 km sebagai alternatif jalan tol dari Bandung menuju Kertajati ataupun sebaliknya.

"Kemungkinan besar Tol Cisumdawu sudah bisa beroperasi fungsional saat mudik Lebaran nanti sehingga bisa jadi alternatif jalan tol bagi pemudik. Kemudian, untuk pelebaran jalan di ruas tol Cikampek pun ditargetkan akan selesai dua minggu sebelum lebaran," ucap Yongki.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Hendro Sugiatno optimistis pihaknya menyiapkan angkutan lebaran yang lebih baik. Hal itu karena telah dilaksanakan pengecekan kesiapan jalan tol dari Jakarta-Semarang menjelang masa Angkutan Lebaran 2023/1444 H dengan melakukan koordinasi bersama Korlantas Polri, Kementerian PUPR, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), serta PT Jasa Raharja (Persero) pada, Kamis (23/2/2023). 

Meski begitu, Hendro menekankan perlunya sistem manajemen rekayasa lalu lintas yang serius. Lebih lanjut, dia menuturkan rekayasa lalu lintas yang diterapkan harus bisa menghindari atau mengurai kepadatan di titik-titik yang rawan kemacetan, misalnya rest area

"Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama, khususnya di jalan tol, rest area adalah salah satu sumber kemacetan apabila management traffic-nya tidak dikelola dengan baik," ucap Hendro.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut