Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Harga BBM Pertamina 22 Juni 2026, Lengkap di Seluruh Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Intip Kenaikan Harga BBM di Setiap Kepemimpinan Presiden RI

Rabu, 13 April 2022 - 18:42:00 WIB
Intip Kenaikan Harga BBM di Setiap Kepemimpinan Presiden RI
Belum lama ini Pertamina menaikkan harga BBM Pertamax. Tak hanya kali ini, kenaikan harga BBM pada dasarnya sudah rutin terjadi di Indonesia dari ke masa-masa. (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

Hal serupa juga terjadi untuk BBM jenis solar, yang turun ke level Rp7.250 per liter. Angka tersebut bertahan hingga 2016, sebelum akhirnya turun menjadi Rp 6.950 per liter. Di tahun 2017, harga BBM kembali mengalami penurunan di angka Rp6.550 per liter dan stagnan sampai 2018.

Penyebab Umum dan Dampak Naiknya Harga BBM

Kenaikan harga BBM di setiap era kepemimpinan presiden umumnya disebabkan melonjaknya harga minyak dunia. Suplai BBM juga tidak mencukupi, padahal permintaannya tinggi. Di samping itu, 92 persen dari naiknya harga BBM dikarenakan harga bahan bakunya yang melambung.

Kenaikan harga BBM Pertamax, menurut pemerintah, dilakukan dengan memperhitungkan daya beli masyarakat. Ditambah lagi, penyesuaian harga Pertamax menjadi sebesar Rp12.500 ini dinilai masih di bawah nilai keekonomian. 

Jika mengikuti acuan Kepmen ESDM No 62 Tahun 2020, harga keekonomian Pertamax di bulan April semestinya lebih tinggi dari Rp14.526 per liter, sehingga harganya bisa jadi Rp16.000 per liter. Akan tetapi kenaikan harga Pertamax lebih rendah Rp3.500 dari harga keekonomiannya. Hal ini agar masyarakat tidak terlalu berat merasakan dampaknya.

Meskipun terkesan sangat memberatkan, kenaikan BBM bisa memberi dampak positif. Masyarakat diharapkan banyak yang beralih ke transportasi publik. Dengan begitu, angka kemacetan, terutama di Jakarta, dapat segera ditekan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut