Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 320.465 Tiket Kereta Lebaran 2026 Sudah Terjual, Ini 10 Rute Favorit
Advertisement . Scroll to see content

Ini Rekomendasi KNKT ke KAI dan DJKA terkait Tabrakan Kereta di Cicalengka Bandung

Jumat, 16 Februari 2024 - 19:29:00 WIB
Ini Rekomendasi KNKT ke KAI dan DJKA terkait Tabrakan Kereta di Cicalengka Bandung
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)
Advertisement . Scroll to see content

Guna meningkatkan keselamatan perkeretaapian di Indonesia dan mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang, KNKT juga menerbitkan rekomendasi diperuntukkan kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) agar memastikan keandalan sistem interface yang menghubungkan persinyalan mekanik dengan persinyalan elektrik. 

Kedua, memastikan tersedianya prosedur terkait pelayanan peralatan persinyalan yang menggunakan sistem interface yang menghubungkan persinyalan mekanik dengan persinyalan elektrik. 

Ketiga, meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan sistem manajemen keselamatan perkeretaapian khususnya terkait sistem pelaporan potensi bahaya serta penilaian dan pengendalian risiko.

KNKT menyimpulkan kecelakaan KA Turangga dengan KA Lokal Bandung Raya ini terjadi akibat adanya sinyal yang dikirim sistem interface tanpa perintah peralatan persinyalan blok mekanik (uncommanded signal) Stasiun Cicalengka yang terproses oleh sistem persinyalan blok elektrik Stasiun Haurpugur. Uncommanded signal tersebut kemudian ditampilkan pada layar monitor Stasiun Haurpugur sebagai indikasi seolah-olah telah diberi 'Blok Aman' oleh Stasiun Cicalengka. 

"Hal ini berdampak pada proses pengambilan keputusan selanjutnya untuk pelayanan KA dari masing-masing stasiun," tuturnya. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut