Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PSSI Pecahkan Rekor MURI, 3.000 Pelatih Baru Siap Bangun Sepak Bola dan Futsal Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Ini 3 Penyebab Utang Garuda Bengkak hingga Rp100 Triliun

Jumat, 05 November 2021 - 11:52:00 WIB
Ini 3 Penyebab Utang Garuda Bengkak hingga Rp100 Triliun
Ini 3 penyebab utang Garudabengkak hingga Rp100 Triliun. (foto: dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, VP Corporate Secretary & Investor Relations Garuda Indonesia Mitra Piranti menyebut, harga sewa pesawat Garuda Indonesia tergantung harga pasar saat pesawat diakuisisi, di mana harga sewa pesawat mempertimbangkan jangka waktu sewa, tahun pembuatan, dan konfigurasi pesawat. Dengan begitu, terjadi perbedaan signifikan antara harga sewa tahun-tahun sebelumnya dengan harga sewa saat ini. 

Harga sewa pesawat di pasar pun akan mengalami penurunan atau tercatat dinamis. Hal ini tergantung pada usia pesawat, kondisi pasar, dan kondisi teknis pesawat.

- Indikasi Korupsi 

Selain utang Garuda, terdapat adanya indikasi praktik korupsi di internal perusahaan. Hal ini pun diakui Erick Thohir.

"Upaya restrukturisasi terus berjalan. Negosiasi utang-utang Garuda yang mencapai 7 miliar dolar AS karena leasing cost termahal yang mencapai 26 persen dan juga korupsi, lagi dinegosiasikan dengan para lessor," ujar Erick, dikutip Jumat (5/11/2021).

- Kesalahan Bisnis 

Erick juga mengakui adanya kesalahan bisnis Garuda Indonesia. Pemegang saham menilai manajemen tidak memaksimalkan ceruk pasar domestik yang potensial. 

Padahal, penerbangan masih didominasi oleh penumpang domestik. Tercatat, 78 persen penumpang menggunakan pesawat untuk bepergian antar pulau dengan estimasi perputaran uang mencapai Rp1.400 triliun

Erick pun memiliki sejumlah rencana besar untuk menyelamatkan bisnis Garuda Indonesia. Selain restrukturisasi utang, Garuda akan difokuskan pada rute penerbangan domestik.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut