Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Sasar Ekspor Produk Farmasi hingga Otomotif ke Mozambik
Advertisement . Scroll to see content

Industri 4.0 Dorong Sektor Farmasi Lebih Kompetitif

Jumat, 16 April 2021 - 23:02:00 WIB
Industri 4.0 Dorong Sektor Farmasi Lebih Kompetitif
Ilustrasi farmasi bekerja (dok. Unpad)
Advertisement . Scroll to see content

Selanjutnya, program dan kegiatan terkait industri 4.0 di sektor IKFT tahun 2021 meliputi fasilitasi perusahaan industri kimia hilir dan farmasi dalam menerapkan Industri 4.0 melalui big data industri kimia hilir dan farmasi, readiness assessment penerapan industri 4.0 sektor industri kimia hilir dan farmasi, penyusunan model factory cell, dan penerapan lean management.

“INDI 4.0 diharapkan mampu mendorong pengembangan sektor farmasi, dan kita mendorong sebanyak 32 perusahaan farmasi yang sedang dalam tahap persiapan INDI 4.0, sehingga proses produksi hingga distribusinya bisa jauh lebih efisien,” papar Dirjen IKFT Kemenperin.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Bio Farma, Sri Harsi Teteki, mengatakan dengan adanya pandemi COVID-19, holding BUMN tersebut telah melakukan berbagai inovasi digital dalam distribusi vaksin Covid-19 ke seluruh provinsi di tanah air.

“Kami melakukan langkah-langkah agar vaksin bisa terdistribusikan dengan baik untuk 34 provinsi, dan nantinya akan dikembangkan ke 514 kabupaten dan kota," ujar Sri.

Bio Farma melalui pengembangan teknologi digital agar distribusi vaksin dapat terpantau dengan baik. Tak hanya proses distribusi, pada proses produksi pun Bio Farma telah menerapkan transformasi digital, di antaranya untuk proses produksi vaksin COVID-19.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut