Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Ungkap Wilayah RI Paling Terdampak Fenomena El Nino, di Mana Saja?
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Ingin Gabung BRICS, Ekonom: Diversifikasi Perdagangan dan Hubungan Luar Negeri

Jumat, 25 Oktober 2024 - 20:02:00 WIB
Indonesia Ingin Gabung BRICS, Ekonom: Diversifikasi Perdagangan dan Hubungan Luar Negeri
Ekonom menilai minat Indonesia bergabung dalam BRICS sebagai bentuk diversifikasi perdagangan dan hubungan luar negeri. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Apalagi bergantung pada negara-negara tradisional, apalagi negara yang sekarang ini malah mengalami perlambatan ekonomi, Amerika kan melambat ekonominya, Eropa uda lama juga,” tuturnya.

Faisal menambahkan, masuknya Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap Amerika Serikat, terutama di sektor perdagangan internasional.

Tak hanya Indonesia, tiga negara di Asia Tenggara (ASEAN) juga masuk menjadi anggota BRICS, yakni Malaysia, Vietnam dan Thailand.

Lantas, bergabungnya empat negara ASEAN ini apakah akan menggeser dominasi dolar atau dedolarisasi dalam ekosistem perdagangan internasional?

Terkait hal ini, Faisal menilai, masuknya empat negara Asia Tenggara menjadi 13 mitra baru BRICS tidak serta merta menghilangkan dominasi mata uang dolar AS, sekalipun langkah dedolarisasi bisa dilakukan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut