Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah KTT D-8 2025
Deklarasi tersebut menguraikan bidang-bidang prioritas untuk kolaborasi, termasuk pertanian, ketahanan pangan, energi, sains dan teknologi, industri, pengembangan usaha kecil dan menengah, infrastruktur, perdagangan, investasi, dan transportasi. Prakarsa-prakarsa tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan yang adil dan inklusif di seluruh negara anggota.
Indonesia secara resmi disambut sebagai ketua organisasi berikutnya, dengan para pemimpin memuji tawarannya untuk menjadi tuan rumah pertemuan ke-12. Tanggal dan lokasi KTT akan diumumkan kemudian.
Pertemuan puncak tersebut, yang diketuai oleh Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, mencakup sesi khusus tentang Palestina dan Lebanon. Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati turut hadir dalam diskusi.
Selain itu, KTT D-8 juga dihadiri Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden RI Prabowo Subianto, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang melakukan kunjungan pertama ke negara Afrika utara tersebut oleh seorang presiden Iran dalam 11 tahun.
Sebagai informasi, D-8 dibentuk untuk meningkatkan peran negara-negara berkembang dalam ekonomi global, memperkuat hubungan perdagangan, dan memastikan representasi yang lebih baik dalam pengambilan keputusan internasional untuk meningkatkan standar hidup di seluruh dunia.
Editor: Aditya Pratama