Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026
Advertisement . Scroll to see content

India Bakal Larang Ekspor Gula, Bapanas Antisipasi Lonjakan Harga

Minggu, 27 Agustus 2023 - 11:34:00 WIB
India Bakal Larang Ekspor Gula, Bapanas Antisipasi Lonjakan Harga
Pemerintah melalui Bapanas menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga gula dalam negeri. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam Perbadan 17/2023 tersebut, ditetapkan HAP di Tingkat Produsen sebesar Rp12.500 per kg, sementara HAP di Tingkat Konsumen sebesar Rp14.500 per kg serta Rp15.500 per kg khusus untuk wilayah Indonesia Timur dan daerah Tertinggal, Terluar, Terpencil, dan Perbatasan (3TP).

"Kami meminta BUMN dan swasta agar tidak membeli gula petani di bawah Rp12.500. Pemerintah sudah menyesuaikan harga di hilir, harga di hulu jangan ditekan terus. Jika gula petani dibeli di angka Rp12.500 per kilogram, petani akan senang, tidak merugi, dan ini akan memicu semangat petani untuk tetap berproduksi," tuturnya.

Kedua, Bapanas juga mendukung Percepatan Swasembada Gula Nasional yang ditopang oleh Kementerian Pertanian dan ID FOOD, sesuai Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel), yang mengamanatkan target swasembada gula konsumsi pada tahun 2028 dan swasembada gula industri pada tahun 2030 melalui upaya-upaya ekstensifikasi dan intensifikasi. 

Ketiga, Bapanas terus mendorong upaya percepatan pengadaan gula dari luar negeri yang dilakukan oleh Perum Bulog, ID FOOD, serta para pelaku usaha pergulaan lainnya.

Arief mengatakan, penugasan impor tidak sepenuhnya diambil oleh BUMN, melainkan juga kepada pelaku usaha pergulaan. Maka menurutnya perlu dilakukan percepatan pengadaan dari beberapa negara seperti Thailand, Australia, dan Brazil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut