Harga Minyak Mentah Meningkat, AS Desak Eropa Embargo Pasokan Rusia
Jeffrey menilai, pasar minyak masih akan berlangsung ketat karena terputusnya pasokan Rusia akan membuat cadangan global mengalami defisit.
"Bahkan jika perang Ukraina berakhir besok, dunia akan menghadapi defisit energi struktural, akibat sanksi yang diterapkan terhadap Rusia," kata dia.
GoTo Tawarkan Harga IPO Kisaran Rp316-346 per Saham, Incar Dana Rp18 Triliun
Seperti diketahui, para pemimpin Uni Eropa dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan Presiden AS Joe Biden yang akan membahas soal sanksi terhadap Rusia.
AS terus mendesak Eropa dan berharap Benua Biru itu dapat mengikuti langkahnya untuk embargo minyak dari Rusia, meskipun sejumlah negara Eropa mengakui bahwa pasokan energi dari Rusia begitu vital bagi mereka.
Sampaikan Permintaan Maaf, Shell Bakal Setop Beli Minyak Mentah Rusia
Pejabat Uni Eropa diperkirakan akan mempertimbangkan permintaan AS. Situasi konflik yang masih panas membuat pasar minyak masih fokus terhadap solusi yang dapat menggantikan barel Rusia yang terkena sanksi.
Editor: Aditya Pratama