Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Tips Berkendara Hemat BBM, Ini Harus Diperhatikan agar Pengeluaran Tak Membengkak
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 116 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya

Senin, 06 April 2026 - 01:15:00 WIB
Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 116 Dolar AS per Barel, Ini Pendorongnya
Harga minyak mentah dunia diprediksi melanjutkan tren penguatan, dengan minyak jenis West Texas Intermediate diperkirakan menembus level 116 dolar AS per barel. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Ibrahim menuturkan, meningkatnya risiko geopolitik membuat pelaku pasar memperhitungkan kemungkinan gangguan produksi dan distribusi minyak dari kawasan Timur Tengah yang merupakan salah satu pemasok utama energi dunia.

“Pasar saat ini sangat sensitif terhadap isu geopolitik. Sedikit saja ada eskalasi, harga minyak langsung merespons naik,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia menilai lonjakan harga minyak akan berdampak luas terhadap perekonomian global, termasuk meningkatkan tekanan inflasi dan memperbesar beban impor energi bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Kenaikan harga minyak juga berpotensi memicu efek domino terhadap sektor lain, mulai dari transportasi hingga harga barang dan jasa. Hal ini dapat memperbesar tekanan terhadap daya beli masyarakat jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat.

Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar dan pemerintah diimbau untuk mencermati perkembangan geopolitik serta pergerakan harga energi global, mengingat volatilitas diperkirakan masih akan tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut