Harga Beras di Pasar Induk Cipinang Melonjak, Pedagang Sebut Pasokan Pemerintah Sedikit
Dalam kesempatan tersebut, Ida juga memaparkan kenaikan harga beras tertinggi ini terjadi untuk beras maros IR 64 dan IR42. Harga beras IR 64 saat ini dibanderol dengan harga Rp15.500 per kg, padahal bulan Januari lalu harganya masih sekitar Rp13.000 per kg. Kondisi demikian juga terjadi untuk harga beras IR42 atau beras perak, yang saat ini mengalami kenaikan.
Menurutnya, kenaikan harga beras ini praktis menimbulkan reaksi di tingkat konsumen. Ida mengaku banyak konsumen yang mulai menahan belanja beras hingga pemilu karena khawatir harganya kembali turun pasca-pencoblosan.
"Kalau beras harga tinggi gini pembeli bimbang, takut setelah Pemilu ada penurunan harga," ucapnya.
Senada dengan Ida, pejual beras lain di Pasar Induk Cipinang, Yono menyebut bahwa kondisi harga beras pada tahun ini menjadi yang terburuk dibandingkan dengan kondisi-kondisi sebelumnya.
Yono sendiri menjual dua jenis beras premium di pasar Cipinang yaitu beras Sumedang dan Bandung. Bahkan kedua harga beras tersebut saat ini sudah tembus Rp16.000 per kg. Padahal harga sebelumnya hanya Rp13.000 per kg, yang terjadi sekitar bulan Desember lalu.
"Emang ga ada stok (jadi mahal). Harga tahun ini yang paling tinggi, sebelumnya belum pernah," katanya.
Editor: Aditya Pratama