Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 88.519 Pekerja Kena PHK Sepanjang 2025, Kemnaker Ungkap Biang Keroknya!
Advertisement . Scroll to see content

Google PHK 1.800 Karyawan di California, termasuk Terapis Pijat

Rabu, 25 Januari 2023 - 17:28:00 WIB
Google PHK 1.800 Karyawan di California, termasuk Terapis Pijat
Google PHK 1.800 karyawan di California, termasuk terapis pijat
Advertisement . Scroll to see content

CALIFORNIA, iNews.id - Google melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) lebih dari 1.800 karyawan di California. Ini merupakan bagian dari putaran PHK terbesar dalam sejarah Google. 

Menurut pengajuan yang dirilis perusahaan, sebanyak 1.845 posisi atau 15 persen karyawan yang di-PHK berada di California. Adapun yang di-PHK adalah direktur atau senior hingga terapis pijat

Sebagian besar PHK karyawan di negara bagian terjadi di dalam dan di sekitar kantor pusat perusahaan di Silicon Valley. Sekitar 1.436 karyawan dipecat di Mountain View, tempat Google berada, sementara 119 karyawan di San Bruno yang merupakan rumah bagi YouTube, sedangkan di Palo Alto ada 53 karyawan di-PHK.

"Pemberhentian karyawan di Google akibat tindakan ini diperkirakan dimulai 31 Maret 2023," bunyi pengajuan tertanggal 20 Januari 2023, dikutip dari CNBC International, Rabu (25/1/2023).

Seorang juru bicara Google mengatakan bahwa tanggal itu merupakan batas periode pemberitahuan yang diberlakukan di California. WARN atau Undang-undang Pemberitahuan Pelatihan dan Penyesuaian Pekerja memaksa pemberi kerja untuk memberikan pemberitahuan tertulis kepada karyawan yang terkena dampak serta perwakilan negara bagian dan lokal setidaknya 60 hari sebelumnya tentang penutupan pabrik atau PHK massal.

Google sebelumnya menyatakan perusahaan akan membayar karyawan AS selama periode pemberitahuan penuh (minimum 60 hari).

Adapun PHK di California termasuk 27 terapis pijat in-house. Secara total, 177 karyawan di LA di-PHK, sedangkan di Irvine ada 60 karyawan yang dipecat.

Induk Google, Alphabet pada akhir pekan lalu mengumumkan akan memangkas 12.000 karyawan. Jumlah itu sekitar 6 persen dari tenaga kerja penuh waktu. Alasan Alphabet melakukan PHK karena memperhitungkan risiko pertumbuhan dan resesi yang melambat.

Pada pertemuan awal pekan ini, CEO Alphabet Sundar Pichai membahas tentang PHK sambil menjawab pertanyaan dari karyawan, yang mengungkapkan kekhawatiran tentang masa depan.

"Saya mengerti Anda khawatir tentang apa yang akan terjadi selanjutnya mengenai pekerjaan Anda. Juga sangat sedih atas kehilangan beberapa kolega yang sangat baik di seluruh perusahaan," ujarnya. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut