Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih
Advertisement . Scroll to see content

Gautam Adani, Taipan yang Hartanya Susut Terbesar Pekan Ini, Posisi di Forbes Anjlok ke 17

Minggu, 05 Februari 2023 - 12:53:00 WIB
Gautam Adani, Taipan yang Hartanya Susut Terbesar Pekan Ini, Posisi di Forbes Anjlok ke 17
Gautam Adani, taipan yang hartanya susut terbesar pekan ini, posisi di Forbes anjlok ke 17 Foto: Reuters
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Nasib beberapa orang terkaya dunia mengalami perubahan besar. Bahkan, taipan India Gautam Adani tercatat sebagai orang terkaya dunia dengan penurunan kekayaan paling besar pekan ini. 

Kekayaannya terus menurun setelah membatalkan IPO Adani Enterprieses. Bahkan, kekayaannya sekarang merosot setengah dari dua pekan lalu imbas tuduhan Hindenburg Research tentang manipulasi saham dan penipuan akutansi. Namun Adani Group membantah tuduhan tersebut. 

Mengutip Forbes, berdasarkan penutupan pasar Jumat (3/2/2023), kekayaan bersih Adani turun 34,9 miliar dolar AS atau Rp526,82 triliun menjadi 61,7 miliar dolar AS atau Rp931,4 triliun. Merosotnya kekayaan Adani membuat peringkatnya di daftar Real Time Billionaires Forbes pun merosot ke peringkat 17. 

Adani pada 24 Januari lalu masih berada di peringkat ketiga orang terkaya di dunia, namun peringkatnya terus merosot dalam seminggu terakhir dampak berkelanjutan dari tuduhan Hindenburg Research bahwa Adani Group terlibat dalam manipulasi saham dan penipuan akuntansi. 

Pada Rabu lalu, Adani Enterprises juga mengumumkan pembatalan IPO senilai 2,5 miliar dolar AS, yang baru saja selesai. Kekayaan Adani pun anjlok 35 miliar dolar AS minggu lalu, menyusul penurunan 31 miliar dolar AS pada minggu sebelumnya. Secara keseluruhan, kekayaan bersihnya telah berkurang setengahnya dalam dua minggu terakhir dan dia sekarang berada di peringkat ke-17, tepat di belakang Mark Zuckerberg.

Dua perusahaan yang dituduh Hindenburg Research membantu Adani Group dalam dugaan konspirasi, yakni Elara Capital (India) Private Limited dan Monarch Network Capital. Dua perusahaan ini adalah dua penjamin emisi IPO Adani Enterprises.

Sementara taipan yang kekayaannya naik paling tinggi pada pekan ini adalah Mark Zuckerberg. Kekayaan pendiri platform Meta itu bertambah 12,1 miliar dolar AS atau Rp182,65 triliun menjadi 66,8 miliar dolar AS atau Rp1.008,35 triliun. 

Naiknya kekayaan Zuckerberg didorong meroketnya saham perusahaan sebesar 23 persen pada Kamis lalu setelah mengumumkan kinerja positif kuartal IV 2022. Adapun kenaikan kekayaan tersebut merupakan kenaikan satu hari terbesarnya sejak IPO Facebook pada Mei 2012. 

Sepanjang tahun lalu, Zuckerberg telah kehilangan kekayaannya sekitar 78 miliar dolar AS akibat pendapatan iklan menurun dan saham Meta jatuh. Sekarang Zuckerberg adalah orang terkaya ke-16 di dunia.

Selain Zuckerberg, orang terkaya dunia yang untung pekan ini adalah Elon Musk, Françoise Bettencourt Meyers, dan Brian Amstrong. 

Kekayaan Musk meningkat 2,9 miliar dolar AS menjadi 184,2 miliar dolar AS atau Rp2.780,52 triliun. Bertambahnya kekayaan bos Tesla itu menyusul naiknya saham perusahaan mobil listriknya nyaris 7 persen menyusul pendapatan kuartal IV 2022, yang di atas ekspektasi. 

Sedangkan kekayaan Françoise Bettencourt Meyers naik 2 miliar dolar AS menjadi 84 miliar dolar AS atau Rp1.268 triliun. Kekayaannya meningkat setelah saham raksasa kosmetik miliknya L'Oreal menguat hampir 2 persen pdaa Jumat lalu. Bertambahnya kekayaan ini membuat peringkatnya di Forbes naik dua level ke peringkat 10. 

Sementara kekayaan CEO Coinbase Global Brian Amstrong naik 540 juta dolar AS menjadi 3,1 miliar dolar AS atau Rp46,8 triliun. Kekayaannya bertambah setelah hakim federal di New York pada pertengahan pekan ini menolak gugatan class action terhadap Coinbase. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut