Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Kehadiran narasumber ini diharapkan dapat memberikan perspektif yang komprehensif kepada mahasiswa, mulai dari perkembangan industri fintech, pentingnya literasi dan perlindungan konsumen, hingga penggunaan layanan keuangan digital yang bertanggung jawab.
“Kemudahan akses terhadap layanan keuangan digital harus selalu diimbangi dengan pemahaman yang kuat mengenai perlindungan konsumen, keamanan data pribadi, serta cara menggunakan fintech secara bijak. Maka dari itu, edukasi seperti Fintech Academy menjadi penting untuk membekali generasi muda agar mampu mengambil keputusan finansial yang lebih tepat dan sesuai kebutuhan mereka,” ujar Tulus.
Antusiasme mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman dalam sesi ini mencerminkan tingginya minat generasi muda, termasuk di daerah, terhadap pemahaman keuangan digital yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.
Setelah Purwokerto, rangkaian roadshow Fintech Academy yang berkolaborasi dengan MoneyFestasi akan berlanjut ke sejumlah kampus lain, termasuk Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 20 Mei 2026 dan Universitas Padjadjaran (UNPAD) pada Agustus 2026.
OVO akan menjangkau lebih dari 1.200 mahasiswa di berbagai kampus sepanjang 2026. Jumlah ini akan menambah total partisipan Fintech Academy sejak pertama kali diluncurkan menjadi lebih dari 6.200 mahasiswa.
“Melalui Fintech Academy bersama MoneyFestasi, kami berharap mahasiswa bisa semakin memahami peran fintech dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat sejak dini,” tutur Asep Haekal.
Melalui inisiatif ini, OVO berharap mahasiswa tidak hanya melek finansial, tetapi juga dapat mengelola keuangan dengan bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Editor: Rizqa Leony Putri