Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rusia Ungkap 4 Dokumen Strategis yang akan Diteken Putin-Prabowo Besok
Advertisement . Scroll to see content

Fakta-fakta Elvira Nabiullina, Anak Sopir yang Menjadi Pejabat Andalan Presiden Putin

Kamis, 05 Mei 2022 - 15:05:00 WIB
Fakta-fakta Elvira Nabiullina, Anak Sopir yang Menjadi Pejabat Andalan Presiden Putin
Gubernur Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

1. Tak Asing dengan Krisis Ekonomi

Elvira Nabiullina tidak asing dengan krisis ekonomi. Sejak mengambil alih posisi Gubernur Bank Sentral Rusia pada 2013, dia terbukti mampu menjaga ekonomi Rusia dari gempuran sanksi Barat akibat aneksasi yang dilakukan negara itu terhadap Krimea pada 2014. 

Ketika rubel Rusia anjlok terhadap dolar AS di tengah jatuhnya harga minyak dan sanksi Barat yang melumpuhkan pada 2014, Elvira Nabiullina menaikkan suku bunga menjadi 17,5 persen dan mengalihkan rubel menjadi mata uang yang mengambang bebas.

Kebijakan moneter konservatif yang diberlakukannya, membantu Rusia kembali ke pertumbuhan dan menurunkan inflasi, sekaligus membawanya memenangkan penghargaan global. Publikasi Barat, termasuk Euromoney dan The Banker, memujinya sebagai salah satu pembuat kebijakan moneter terbaik di dunia.

"Saya pikir Elvira Nabiullina adalah seorang teknokrat yang efektif, tetapi dia pada akhirnya masih menjadi bagian dari sistem Putin. Dan dalam sistem Putin, tugas seorang teknokrat bukanlah melakukan yang terbaik untuk rakyat Rusia, tetapi melakukan yang terbaik untuk sistem Putin," kata Maximilian Hess, pakar Rusia di Institut Penelitian Kebijakan Luar Negeri di London. 

2. Memberantas Korupsi di Sektor Perbankan

Elvira Nabiullina menentang keras tindakan korupsi yang hanya memperkaya pejabat dan menyengsarakan orang miskin. Dia dipuji karena tekad bajanya untuk memberantas korupsi di sektor perbankan Rusia. 
Ratusan lisensi perbankan ditarik, termasuk dari lembaga yang dianggap tidak tersentuh sampai saat itu. Akibatnya, hampir separuh bank di Rusia dilikuidasi dan jumlahnya menjadi sekitar 500. Tindakan tegasnya terhadap korupsi di perbankan membuatnya semakin mendapat kepercayaan dari Presiden Putin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut