ESDM Sebut Divestasi Blok Masela dan IDD Rampung Bulan Ini
"Kalau tidak salah sih rencananya mungkin ini tergantung terakhirnya ya keputusan mereka, kalau tidak salah 20 persen Pertamina dan 15 persen Petronas. Pertamina harus lebih banyak," ucap Dwi ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/7/2023) lalu.
Meski demikian, Dwi mengaku belum dapat memastikan apakah porsi tersebut yang akan disetujui pada akhirnya atau bukan.
Begitupula soal kepastian apakah perusahaan migas asal Malaysia itu jadi gabung atau tidak untuk mengakuisi proyek gas lapangan abadi Blok Masela tersebut. Dia hanya bilang, bergabungnya Petronas tentunya akan mengurangi beban Pertamina.
"Tapi ini kita tidak tau lah terakhirnya, karena nanti itu rencana semua. Nanti pada saat Share Purchase Agreements (SPA) mau tanda tangan ini apakah memang langsung bertiga (atau) apakah Pertamina sendiri dulu. Itukan nanti tergantung, mestinya dengan awal begitu kan beban Pertamina juga tidak terlalu tinggi ya kalau bisa," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama