Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Akui Pertumbuhan Ekonomi 2025 Meleset dari Perkiraan: tapi Lumayan 5,11 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir Wanti-wanti Adanya Perang Tarif: Dunia Makin Tajam dan Kejam

Senin, 06 Mei 2024 - 07:39:00 WIB
Erick Thohir Wanti-wanti Adanya Perang Tarif: Dunia Makin Tajam dan Kejam
Erick Thohir wanti-wanti perang tarif (Foto: Suparjo)
Advertisement . Scroll to see content

Erick menekankan, ekonomi adalah sebuah kondisi yang kepastian dan terus menantang ke depannya. Sehingga, antisipasi dampak buruk dari gejolak ekonomi global, Indonesia perlu mengambil langkah-langkah strategis. 

“Bagaimana kita bisa lebih baik lagi, kenapa? Karena kalau lihat global kita ini globalisasi makin serem, kita lihat bagaimana tahun depan ekonomi ini cukup menantang,” ucap Erick.

Wanti-wanti Adanya Perang Tarif: Dunia Makin Tajam dan Kejam

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mewanti-wanti adanya perang harga antara negara-negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Diperkirakan China, Eropa, dan Amerika Serikat (AS) akan memperketat persaingan mereka agar bisa memenangkan pasar dunia.

Akibatnya, kata Erick, persaingan antarnegara adidaya semakan menajam dan kejam. Bahkan, perang dingin itu memberi efek buruk bagi perdagangan internasional, tak terkecuali Indonesia.

Menurutnya, perdagangan internasional Indonesia yang tadinya surplus, bisa menjadi tertekan. Sebab, komoditas yang diekspor dari Tanah Air ke berbagai negara bakal ditarifkan, sehingga membuat harga produk jauh lebih mahal. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut