Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PLN Ungkap Sisa Cadangan Batubara untuk Pembangkit Listrik jelang Lebaran di Atas 19 Hari
Advertisement . Scroll to see content

Ekonomi China Pulih, Harga Batubara Kembali Naik 75,84 Dolar AS per Ton

Senin, 04 Januari 2021 - 16:57:00 WIB
Ekonomi China Pulih, Harga Batubara Kembali Naik 75,84 Dolar AS per Ton
Harga Batubara Acuan (HBA) menujukkan tren positif pada awal 2021 naik ke level 75,84 dolar AS per ton. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Secara spesifik, Agung merinci, harga batubara dibuka pada angka 65,93 dolar AS per ton pada Januari 2020. Sempat menguat sebesar 0,28 persen di angka 67,08 dolar AS per ton pada Maret dibanding Februari sebesar 66,89 dolar AS per ton, namun melorot pada April (65,77 dolar AS), Mei (61,11 dolar aS), Juni (52,98 dolar AS), Juli (USD52,16) dan Agustus (50,34 dolar AS). "Puncaknya ada di September dimana harganya hanya 49,42 dolar AS per ton," kata Agung.

Harga Batubara kembali pulih (rebound) dalam tiga bulan terakhir, yaitu Oktober (51 dolar AS), November (55,71 dolar AS) dan Desember (59,65 dolar AS). "Supply dan demand tetap menjadi faktor perubahan (harga) utama di luar Covid-19 yang belum sepenuhnya terkendali," ujar Agung.

Sebagai informasi, faktor turunan supply dipengaruhi oleh season (cuaca), teknis tambang, kebijakan negara supplier, hingga teknis di supply chain  seperti kereta, tongkang, maupun loading terminal.

Sementara untuk faktor penurunan demand dipengaruhi  kebutuhan listrik yang turun berkorelasi dengan kondisi industri, kebijakan impor, dan kompetisi dengan komoditas energi lain, seperti LNG, nuklir, dan hidro.

Nantinya, HBA pada Januari ini akan digunakan penentuan harga batubara pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Vessel).

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut