Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : HM Sampoerna Bukukan Laba Bersih Rp4,5 Triliun hingga Kuartal III 2025
Advertisement . Scroll to see content

Efek Cukai, Harga Saham Rokok Bakal Bergejolak hingga Bulan Depan

Kamis, 19 September 2019 - 13:08:00 WIB
Efek Cukai, Harga Saham Rokok Bakal Bergejolak hingga Bulan Depan
Rokok. (Foto: ilustrasi/Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) sedikit lebih leluasa menaikkan harga karena portofolio produk rokok perusahaan milik Phillip Morris ini lebih berimbang.

"Saat ini harga saham rokok secara valuasi sudah cukup atraktif, namun tekanan dan ketidakpastian masih akan ada hingga pemerintah benar-benar mengeluarkan PMK detailnya," tuturnya.

Giovani menyebut, kenaikan cukai hingga 23 persen hanya akan terjadi pada 2020. Dengan kata lain, Bahana tidak melihat adanya kenaikan tarif cukai di atas 20 persen dalam beberapa tahun ke depan.

Untuk itu, Bahana memberikan rekomendasi BELI untuk saham HSMP dengan target harga Rp4.150 per lembar. Selain portofolio produk yang beragam, emiten ini memiliki arus kas yang sehat untuk menopang dividen.

Sementara untuk GGRM, Bahana memberikan rekomendasi BELI dengan target harga Rp90.200 per lembar meski kenaikan cukai memberikan tekanan besar pada produsen rokok kretek tersebut.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut