Dukung Percepatan Hilirisasi Energi, ASPEBINDO Gelar Indonesia Energy Outlook 2025
Strategi Stakeholder Dorong Ketahanan Energi
Sesi diskusi ini turut dihadiri CEO Digital Power Huawei Indonesia Jin Song, GM Business Development PT Bumi Resources Miftahul Arif, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Rosa Permata Sari, VP HSE Medco E&P Indonesia I Nyoman Arya Sidi Mantra.
Selain itu, hadir pula Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Alexandra Askandar dan Direktur Manajemen Risiko PLN Suroso Isnandar. Dalam upaya mendukung ketahanan energi nasional, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menekankan pentingnya gas bumi sebagai energi transisi dan energi baru terbarukan.
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Rosa Permata Sari menyatakan, inisiatif ini sejalan dengan fokus Asta Cita Prabowo-Gibran yang mengedepankan ketahanan energi dan ekonomi hijau. Menurutnya, gas bumi merupakan sumber energi yang paling bersih dibandingkan dengan sumber fosil lainnya.

“Gas bumi sangat strategis sebagai energi transisi menuju Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Dengan Indonesia sebagai salah satu produsen gas bumi terbesar, maka negara berpotensi mengurangi ketergantungan impor, dan memberikan manfaat finansial yang signifikan,” ujarnya.
Direktur Manajemen Risiko PLN Suroso Isnandar menambahkan, PT PLN (Persero) melakukan berbagai upaya strategis dalam agenda transisi energi di Tanah Air untuk mencapai Net Zero Emissions di tahun 2060.