Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejagung Sebut Ada Keterlibatan Penyelenggara Negara di Kasus Korupsi Izin Tambang Kalbar
Advertisement . Scroll to see content

DPR Minta Bahlil Cabut Izin Tambang yang Berkaitan dengan Suami Sandra Dewi Harvey Moeis!

Senin, 01 April 2024 - 22:14:00 WIB
DPR Minta Bahlil Cabut Izin Tambang yang Berkaitan dengan Suami Sandra Dewi Harvey Moeis!
Harvey Moeis dan istrinya Sandra Dewi (IG Sandra Dewi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam menyinggung Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan jajaran seakan tidak mengetahui perihal aliran dana ratusan triliun ke kantong suami Sandra DewiHarvey Moeis hingga Helena Lim. Padahal, hal itu berkaitan dengan dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022. 

Menurutnya, Bahlil dan jajaran tidak memiliki rasa tanggung jawab publik. Padahal kerugian yang timbul dari kasus itu terbilang cukup besar. Sebagaimana ramai diberitakan, kasus dugaan korupsi dalam tata niaga komoditas itu ditaksir menimbulkan kerugian lingkungan hingga Rp271 triliun.

"Kami jujur suasana kebatinan kami terganggu. Ke mana ya Kementerian investasi ya? Kok tidak punya rasa tanggung jawab publik? Tidak punya apa namanya, mohon maaf dalam ini bukan Pak Menteri tapi jajaran di bawah Pak Menteri, tidak ada kegalauan hati untuk ikut turut menyelesaikan persoalan ini karena mau tidak mau ini juga terkait dengan Kementerian Investasi," ucap Mufti dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (1/4/2024).

Oleh karena itu Mufti mendesak Bahlil segera mencabut izin dan menghentikan perusahaan yang terafiliasi dengan para tersangka korupsi timah di Bangka Belitung tersebut.

Mufti juga menyebutkan nama seorang mafia besar yang ada balik kasus ini, yakni Robert Bonosusatya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut