Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Senyap TNI Selamatkan 18 Karyawan Freeport dari Kepungan OPM
Advertisement . Scroll to see content

Dirut Inalum Bilang Tak Mudah Kuasai Freeport Indonesia

Senin, 04 Juni 2018 - 23:02:00 WIB
Dirut Inalum Bilang Tak Mudah Kuasai Freeport Indonesia
Tambang milik PT Freeport Indonesia. (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

"Transaksi besar, ini salah satu transaksi unik. Transaksi yang sulit karena ada tiga pihak PTFI dan Rio Tinto. Terkait dengan saham dan terkait PI (hak partisipasi/participating interest), bagaimana konversi saham," kata dia.

Untuk menguasai Freeport, kata BGS, Inalum mesti membeli 40 persen PI Rio Tinto dan 6 persen saham Freeport karena saham pemerintah di perusahaan yang beroperasi di Papua itu hanya 9 persen. Dia mengaku tidak memiliki target kapan transaksi besar ini akan terwujud.

“Kalau Inalum, lebih baik transaksinya benar daripada transaksinya terburu-buru tapi tidak bagus. Saya takut kalo kita ngomong sesuatu tapi tidak bisa tercapai. Perbankan lebih konservatif lagi, saya takutnya ngomong sesuatu tidak bisa dicapai tidak bagus juga," ujarnya.

Nilai valuasi Freeport saat ini masih belum jelas. Untuk PI Rio Tinto, Budi sebelumnya pernah menyebut nilainya tidak berbeda jauh dengan perhitungan yang dibuat sejumlah lembaga keuangan. Deutsche Bank misalnya merilis nilai PI perusahaan asal Australia di Freeport Indonesia mencapai 3,3 miliar dolar AS. Sementara pihak Rio Tinto sudah membuka harga di angka 3,5 miliar dolar AS.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut