Deretan Miliarder Muda yang Sukses Rintis Bisnis dari Nol
JAKARTA, iNews.id - Berikut deretan miliarder yang berusia di bawah 30 tahun yang sukses merintis usaha sendiri. Sejumlah bisnis yang dimiliki di antaranya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) hingga pasar prediksi.
Pada 7 Oktober, Intercontinental Exchange (perusahaan induk Bursa Saham New York) menginvestasikan 2 miliar dolar AS ke Polymarket, mendorong valuasi platform pasar prediksi tersebut menjadi 9 miliar dolar AS. Hal ini menjadikan pendiri Polymarket yang berusia 27 tahun, Shayne Coplan, sebagai miliarder mandiri termuda di dunia.
Namun, 20 hari kemudian, posisi Coplan disalip oleh tiga pendiri startup AI Mercor. Trio berusia 22 tahun itu menjadi miliarder mandiri termuda yang pernah ada, mencapai status 10 digit bahkan lebih awal daripada Mark Zuckerberg 17 tahun lalu pada usia 23 tahun.
Kemudian, dalam rentang waktu yang luar biasa dari November hingga Desember, tujuh pengusaha lain di bawah usia 30 tahun menjadi miliarder, termasuk salah satu pendiri Kalshi dan mantan balerina dari Brasil, Luana Lopes Lara (29 tahun), dan kini menjadi miliarder perempuan mandiri termuda.
Melansir Forbes, terlepas dari semua kekhawatiran tentang kecerdasan buatan yang akan menghilangkan pekerjaan tingkat pemula, kecerdasan buatan justru menciptakan sesuatu yang lain dengan kecepatan yang mencengangkan, yaitu miliarder yang usianya hampir belum cukup untuk menyewa mobil.