Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Advertisement . Scroll to see content

Deretan CEO dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Nomor 1 Kantongi Rp2,45 Triliun per Tahun

Sabtu, 21 September 2024 - 05:15:00 WIB
Deretan CEO dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Nomor 1 Kantongi Rp2,45 Triliun per Tahun
Presiden sekaligus CEO Broadcom Tan Hock Eng menjadi CEO dengan gaji tertinggi di dunia dengan gaji tahunan sebesar 161,83 juta dolar AS atau setara Rp2,45 triliun. (Foto: Dok. Broadcom)
Advertisement . Scroll to see content

CEO dengan Gaji Tertinggi di Dunia

Berikut daftar CEO dengan gaji tertinggi di dunia:

1. Tan Hock Eng (Hock E Tan)

Pengusaha kelahiran Malaysia Tan Hock Eng merupakan CEO dengan bayaran tertinggi di dunia. Pria yang telah memimpin Broadcom sejak 2006 ini menerima gaji tahunan sebesar 161,83 juta dolar AS atau setara Rp2,45 triliun.

Tan Hock Eng kuliah di Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tahun 1971 dengan beasiswa, karena orang tuanya tidak mampu menyekolahkannya ke universitas. Dengan tekad dan kerja keras yang besar, dia lulus pada tahun 1975 dengan gelar sarjana teknik mesin. 

Lalu, pada tahun yang sama dia memperoleh gelar master dalam bidang yang sama, dan beberapa tahun kemudian, memperoleh gelar MBA dari Universitas Harvard untuk melengkapi pendidikannya di Ivy League.

2. Nikesh Arora

CEO Palo Alto Networks Nikesh Arora menerima gaji sebesar 151,43 juta dolar AS atau setara Rp2,29 triliun per tahun pada 2023. Dia telah menduduki jabatannya tersebut selama enam tahun.

Selain itu, dia juga pernah menjadi pimpinan operasional di sejumlah perusahaan mulai dari T-Mobile, Google, SoftBank Corp, dan Fidelity Investments. Pada tahun 2024, kekayaan bersih Arora diperkirakan mencapai 1,5 miliar dolar AS.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut