Dapatkan Kepercayaan Internasional, KB Bukopin Raih Peringkat idAAA Fitch Ratings dan Kucuran Pinjaman 300 Juta Dolar AS dari IFC World Bank
Struktur obligasi sosial ini dilakukan untuk memberikan 100 persen dari hasil secara langsung dan tidak langsung untuk Bank KB Bukopin. Obligasi sosial tersebut terdiri dari dua tahapan, yaitu tahap pertama berupa pinjaman senilai 240 juta Dolar AS atau setara dengan Rp3,53 triliun (kurs Rp 14.713 per Dolar AS) yang dipinjam oleh perusahaan induk, di mana 100 persen dari pinjaman tersebut akan secara eksklusif dipinjamkan kembali ke Bank KB Bukopin yang akan disalurkan pada pembiayaan untuk pertumbuhan portfolio pinjaman sosial.
Tahap kedua yaitu pinjaman langsung kepada Bank KB Bukopin senilai US$ 60 juta atau setara dengan Rp882,78 miliar (kurs Rp 14.713 per Dolar AS) .
Direktur Keuangan Bank KB Bukopin Seng Hyup Shin mengatakan pinjaman tersebut akan disalurkan dalam bentuk kredit yang berwawasan lingkungan dan sosial, sejalan dengan program yang sedang berjalan yaitu terkait Keuangan Berkelanjutan.
“Keuangan Berkelanjutan adalah Bank KB Bukopin akan menghindari kegiatan pembiayaan yang dapat menimbulkan dampak lingkungan dan risiko sosial, selanjutnya pembiayaan akan disalurkan kepada debitur yang kurang terlayani secara sosial. Semua akan dilaksanakan untuk berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di Indonesia pascapandemi Covid-19,” katanya.
IFC sendiri adalah anggota Grup Bank Dunia, sebuah lembaga pembangunan global terbesar yang berfokus pada sektor swasta di pasar negara berkembang.