CEO Saudi Aramco Prediksi Pasar Minyak Dunia Makin Ketat Imbas Ketegangan di Laut Merah
Sementara, pengiriman minyak Aramco dapat melewati selat Bab al-Mandab dekat Yaman, tempat Houthi melancarkan serangan, melalui pipa yang menghubungkan fasilitas minyak timur dengan pantai barat dan memberikan akses lebih cepat ke Terusan Suez.
Nasser menyebut, beberapa produk minyak mungkin harus berlayar di sekitar Afrika. Dia pun mengaku tidak memperkirakan Houthi akan menyerang fasilitas Aramco lagi sebagai hasil perundingan damai antara Arab Saudi dan Yaman.
Dia mengatakan, permintaan minyak dunia mencapai 104 juta barel per hari (bph) pada tahun 2024. Angka ini tumbuh sekitar 1,5 juta barel per hari setelah tumbuh sebesar 2,6 juta barel per hari pada tahun 2023.
"Pertumbuhan permintaan, dikombinasikan dengan rendahnya stok akan membantu memperketat pasar lebih lanjut," tuturnya.
Nasser menuturkan, stok global telah menyusut ke level terendah rata-rata lima tahun setelah konsumen menghabiskan cadangan minyak di dalam dan luar negeri sebesar 400 juta barel selama dua tahun terakhir.