Bukit Asam Sepakat Bagikan Dividen Rp3,83 Triliun, 75 Persen dari Laba Bersih
Penjualan domestik juga meningkat 6 persen menjadi 22,64 juta ton. Secara total, volume penjualan batu bara sepanjang 2024 mencapai 42,89 juta ton, naik 16 persen secara tahunan.
Meski penjualan batu bara PTBA masih didominasi oleh pasar domestik, proporsi ekspor terus menunjukkan tren peningkatan. Saat ini, kontribusi pasar domestik mencapai 53 persen, sedangkan ekspor menyumbang 47 persen dari total penjualan.
Dari sisi aset, total aset perusahaan per 31 Desember 2024 tercatat sebesar Rp41,79 triliun, tumbuh 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menjaga keberlanjutan bisnis ke depan.
Pencapaian kinerja ini diraih di tengah tantangan eksternal seperti penurunan harga batu bara global dan ketidakstabilan pasar. Indeks harga batu bara ICI-3 rata-rata turun 12 persen dari 84,76 dolar AS per ton pada 2023 menjadi 74,19 dolar AS per ton pada 2024.
Sementara itu, indeks harga batu bara Newcastle mengalami koreksi lebih dalam, yakni 22 persen secara tahunan dari 172,79 dolar AS per ton menjadi 134,85 dolar AS per ton pada 2024.