BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun Sepanjang 2025, Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah
JAKARTA, iNews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) tercatat membukukan laba sebesar Rp57,132 triliun di sepanjang 2025. Angka itu ditopang struktur pendanaan yang kuat, pertumbuhan kredit yang terjaga, hingga perbaikan kualitas aset secara berkelanjutan.
Capaian ini pun memperkuat peran BRI dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan produktif dan keberpihakan pada ekonomi kerakyatan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan IV 2025 di Kantor Pusat BRI Jakarta pada Kamis (26/02/2026).
Membuka paparannya, Hery menyampaikan bahwa di tengah ketidakpastian global, perekonomian domestik tetap resilien. Pertumbuhan ekonomi 2025 tercatat sekitar 5,1% dan diproyeksikan meningkat menjadi 5,2% pada 2026, ditopang oleh kuatnya permintaan domestik. Inflasi Indonesia juga terkendali dalam kisaran target Bank Indonesia, yakni sekitar 2,9%, dan stabil pada 2026.
“Secara keseluruhan, kombinasi inflasi yang terjaga, kebijakan moneter yang lebih longgar, dan ketahanan konsumsi domestik memberikan fondasi yang cukup kuat bagi ekonomi Indonesia ke depan,” ujar Hery.
BRI Gelar Imlek Prosperity 2026, Perkuat Relasi Nasabah Lewat Layanan Wealth Management
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa stabilitas makroekonomi dan kinerja positif perbankan menjadi fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan berkelanjutan. Kombinasi pertumbuhan DPK yang impresif, kualitas aset yang sehat, likuiditas yang kuat, dan rasio kredit bermasalah yang terjaga di level 2,05%, serta profitabilitas yang stabil memberikan ruang bagi industri perbankan untuk melanjutkan ekspansi pada 2026.
Berangkat dari fondasi yang solid tersebut, BRI sebagai bank yang berfokus pada ekonomi kerakyatan mengambil peran strategis melalui dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah, sejalan dengan upaya percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Hari Peduli Sampah Nasional 2026, BRI Tegaskan Komitmen Lewat “Yok Kita Gas”