BNI Bukukan Laba Bersih Rp13,7 Triliun di Kuartal III 2022, Melesat 76,8 Persen
Terkait dengan itu, lanjutnya, BNI yakin dapat merealisasikan kinerja positif hingga akhir 2022, didukung oleh portofolio kredit yang sudah jauh lebih sehat dan tetap mengedepankan aspek prudential banking.
Terlebih tren kinerja ekonomi Indonesia yang masih tumbuh impresif sebesar 5,4 persen YoY di kuartal dua dan hingga akhir tahun diperkirakan masih pada kisaran di atas 5,3 persenYoY.
“Tren pertumbuhan ini masih cukup baik dibandingkan dengan banyak negara lain di dunia. Maka, kami optimis masih berada dalam jalur yang tepat untuk memenuhi perkiraan laba tahun 2022 sesuai dengan corporate plan,” ujar Royke Tumilaar.
Sementara Wakil Direktur Utama BNI, Adi Sulistyowati, memaparkan kinerja pertumbuhan kredit di Kuartal Ketiga 2022 ini didorong oleh kredit korporasi swasta yang mencapai Rp 211,9 triliun atau tumbuh 20,4 persen (YoY), selanjutnya diikuti oleh segmen large komersial tercatat sebesar Rp 49,4 triliun tumbuh 22,3 persen (YoY).
Pada segmen kecil, pertumbuhan terutama pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tercatat sebesar Rp51,3 triliun atau naik 24,3 persen YoY, dan untuk segmen konsumer mencapai Rp 106,9 triliun atau naik 11,3 persen YoY dengan pertumbuhan terutama pada produk payroll loan.