Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Beras hingga Cabai Keriting Turun 29 Januari 2026, Ini Rinciannya
Advertisement . Scroll to see content

Blusukan ke Pasar Rau Serang, Atikoh Ganjar Prihatin Harga Cabai Masih Tinggi

Senin, 11 Desember 2023 - 12:40:00 WIB
Blusukan ke Pasar Rau Serang, Atikoh Ganjar Prihatin Harga Cabai Masih Tinggi
Atikoh Ganjar menyapa dan berdialog dengan pedagang ketika blusukan ke Pasar Rau di Jalan Kyai H. Abdul Latif, Cimuncang, Kota Serang, Banten, Senin (11/12/2023). (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Ini sudah mulai stabil?" ujar Atikoh kepada pedagang cabai. 

"Masih tinggi, bu," timpal pedagang cabai. 

"Kemarin ketika di Yogyakarta Rp130.000 per kilogram, kemudian cabai merah keriting di sini juga sama, enggak jauh beda, Rp120.000 per kilogram," kata Atikoh. 

Alumnus Universitas Gajah Mada (UGM) ini mengamini jika harga cabai di pasaran masih tinggi. Ia berharap ke depan harga cabai bisa turun. 

"Masih tinggi. Harganya tidak terlalu njomplang (berbeda, red) dengan harga-harga pasar lain. Ya, moga-moga nanti bisa (turun)," sambungnya.

Atikoh Ganjar pun berharap agar kondisi harga sejumlah kebutuhan pangan, seperti cabai, yang masih melambung tinggi bisa segera stabil.

Atikoh menilai pemerintah seharusnya memiliki manajemen yang baik dalam menyelesaikan persoalan harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi. 

"Memang harus ada intervensi dari pemerintah. Ketika harga rendah, itu hasil dari petani bisa ditampung kemudian nanti dikeluarkan ketika harganya itu bagus," ujar Atikoh. 

Lebih lanjut Istri capres nomor urut 3 ini berharap agar harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil di akhir tahun. "Jadi dua-duanya (konsumen dan pedagang) harus, saling menguntungkan. Kalau harga stabil, Insyaallah akan menguntungkan kedua belah pihak," tutur Atikoh.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut