Berikut Daftar BUMN Penerima PMN yang Merugi dan Terlilit Utang
JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa banyak perusahaan pelat merah penerima penyertaan modal negara (PMN) yang kinerjanya kurang baik. Menurutnya, persoalan yang dialami BUMN tersebut adalah utang.
Dari data Kementerian Keuangan, jumlah utang BUMN penerima suntikan dana APBN di atas rata-rata 55 persen. Sementara itu, 40 persen BUMN penerima PMN juga mencatat kerugian.
"BUMN ini 60 persen mendatangkan laba dan sisanya rugi," ujar Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI perihal membedah kinerja BUMN penerima PMN tahun 2020, dikutip Jumat (17/12/2021).
Dari arsip pemberitaan MNC Portal Indonesia, utang keseluruhan BUMN mencapai Rp1.682 triliun hingga September 2020. Tren kenaikan utang perseroan terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Pada tahun lalu, kenaikan signifikan terjadi karena BUMN kekurangan dana operasionalnya untuk menggenjot sejumlah program, salah satunya adalah anggaran BUMN Karya untuk pembangunan infrastruktur.