BCA Tebar Dividen Rp41,3 Triliun, 72 Persen dari Laba Bersih
Satu hal yang menarik dalam RUPST kali ini adalah rencana perubahan frekuensi pembagian dividen interim. Jika kondisi keuangan memungkinkan, Direksi berencana membagikan dividen interim sebanyak 3 kali pada tahun buku 2026, yang dijadwalkan cair setiap kuartal.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian imbal hasil yang lebih rutin bagi para investor BCA.
“Hasil keputusan RUPST BCA hari ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada pemegang saham. BCA senantiasa berfokus pada fundamental bisnis perseroan, serta melangkah dengan pruden pada tahun 2026,” tuturnya.
Selain pembagian keuntungan, pemegang saham juga memberikan restu kepada BCA untuk melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan (shares buyback). Dana yang disiapkan untuk aksi korporasi ini mencapai angka maksimal Rp5 triliun.
Aksi buyback ini biasanya dilakukan sebagai sinyal optimisme manajemen terhadap valuasi perusahaan dan untuk menjaga stabilitas harga saham di pasar.