bank bjb Luncurkan Program BSPS 2026 bersama Kementerian PKP dan Pemprov Jabar
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam peluncuran BSPS tahun 2026 menyampaikan bahwa penyelenggaraan KPP tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembiayaan perumahan, tetapi juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat naik kelas.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP juga menyampaikan apresiasi kepada bank bjb atas komitmennya dalam mendukung acara peluncuran BSPS tahun 2026 serta pembiayaan perumahan melalui KPP.
Salah satu calon debitur atas nama Alan, pengusaha toko bahan bangunan di daerah Soreang, mengungkapkan, “Alhamdulillah, proses permohonan kredit ke bank bjb cepat serta komunikasi dalam kelengkapan berkas enak dan komunikatif”.
Hal serupa disampaikan oleh calon debitur lainnya, Fitriah, yang memiliki usaha sama di toko bahan bangunan.
“Alhamdulillah, saya diajak ke acara yg dihadiri oleh Bapak Menteri PKP dan Gubernur Jabar, saya sedang proses pengajuan KPP Rp1miliar yang. Sebelumnya, orang tua saya merupakan nasabah bank bjb dengan usaha kontrakan yang dibiayai kredit dari bank bjb hingga saat ini sudah memiliki 14 kamar. Hatur nuhun bank bjb," katanya.
Pihak bank bjb menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program perumahan pemerintah melalui perluasan pembiayaan KPP, peningkatan layanan kepada masyarakat, serta kerja sama yang lebih erat dengan pengembang dan pemerintah daerah.
Forum ini dirancang sebagai wadah dialog, edukasi, dan kolaborasi antara lembaga keuangan, pengembang, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun sektor perumahan yang sehat dan produktif. Dalam rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung di meja dealing, memperoleh informasi produk, serta mengakses layanan keuangan yang disediakan oleh bank bjb.