Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari
Advertisement . Scroll to see content

Bangun Pabrik Gula di Papua, Mentan Jajaki Kerja Sama dengan Investor Lokal

Selasa, 07 November 2023 - 18:48:00 WIB
 Bangun Pabrik Gula di Papua, Mentan Jajaki Kerja Sama dengan Investor Lokal
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah sedang mencari investor untuk membangun pabrik gula di Papua. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) menjajaki kerja sama dengan investor lokal untuk membangun pabrik gula di Papua dengan nilai investasi mencapai Rp3 triliun. 

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan pabrik gula tersebut akan dibangun di lahan milik Holding BUMN Pangan atau ID FOOD di Papua. 

"Keberadaan pabrik tersebut untuk meningkatkan produksi gula di dalam negeri," ujar Amran saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2023). 

Saat ini, lanjutnya, Kementan dan Kementerian BUMN masih menjajaki kerja sama dengan beberapa investor di tanah air untuk berpartisipasi dalam konstruksi pabrik yang dimaksud. 

"Jadi banyak pertimbangan (pembangunan pabrik gula di Papua), ini kan industri besar, jadi sangat strategis kalau dibangun di Papua," kata Amran. 

Hingga kini, lanjutnya, sudah ada beberapa investor yang menaruh minat untuk terlibat dalam pembangunan proyek di sektor pangan tersebut. Kendati begitu, Amran tidak merinci investor yang maksudkan.

Setiap investor yang mengajukan atau mendaftarkan diri akan diverifikasi terlebih dahulu. Proses ini untuk melihat sejumlah ketentuan, termasuk anggaran. 

"Rencananya kawasannya ID FOOD. Kemudian nanti diundang swasta siapa yang berminat kita verifikasi. Kalau swasta syaratnya simple, punya uang, bangun, sudah ada yang mendaftar," tutur Amran. 

Dia menjelaskan, Kementan melalui Direktorat Jenderal Perkebunan berupaya meningkatkan produktivitas sekaligus memaksimalkan pengembangan lahan tebu. Aksi ini untuk mendukung program percepatan swasembada gula nasional.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengatakan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga gula dalam negeri sejak pertengahan 2023.

Menurut Arief, penurunan produksi gula India telah terlihat sejak pertengahan tahun dimana pada Mei 2023 harga gula internasional telah menyentuh angka 26 sen per pound, dan diprediksi bisa terus meningkat. 

"Untuk itu pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga gula di dalam negeri," ungkap Arief.. 

Pertama, Bapanas telah menyesuaikan Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP) gula konsumsi melalui Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 17 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 11 Tahun 2022. 

Beleid itu perihal harga acuan penjualan di tingkat produsen dan harga acuan pembelian di tingkat konsumen untuk komoditas kedelai, bawang merah, cabai rawit merah, cabai merah keriting, daging sapi atau kerbau, dan gula konsumsi. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut