Astra International Kantongi Laba Bersih Rp8,7 Triliun di Kuartal I 2023, Naik 27 Persen
Laba bersih divisi otomotif meningkat 36 persen menjadi Rp3 triliun sekaligus mencerminkan peningkatan volume penjualan.
Kemudian, laba bersih divisi jasa keuangan meningkat 26 persen menjadi Rp1,9 triliun pada kuartal I 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terutama disebabkan oleh peningkatan kontribusi bisnis pembiayaan konsumen dan alat berat.
Laba bersih dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi meningkat 27 persen menjadi Rp3,3 triliun, terutama disebabkan oleh kontribusi yang lebih tinggi dari penjualan alat berat, kontraktor penambangan dan pertambangan batu bara yang semuanya diuntungkan oleh harga batu bara yang cukup baik.
Laba bersih dari divisi agribisnis menurun 54 persen menjadi Rp179 miliar, terutama disebabkan oleh harga jual dan volume penjualan kelapa sawit yang lebih rendah.
Divisi infrastruktur dan logistik Astra Grup mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 71 persen menjadi Rp202 miliar. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kinerja bisnis jalan tol yang lebih baik.