Airlangga: Selama Pandemi, Kontribusi Ekonomi Digital Bagi PDB Tembus 44 Miliar Dolar AS
Secara umum, lanjutnya, PDB ekonomi digital pada 2020 mencapai 44 miliar dolar AS atau tumbuh 11 persen dari 2019. Bahkan MGI memprediksi ekonomi digital akan mampu menyumbang sebesar 130 miliar dolar AS hingga 150 miliar dolar AS bagi pertumbuhan PDB Indonesia di 2025. Selanjutnya, dalam jangka panjang, besaran kontribusinya dapat mencapai 3 persen.
Airlangga memaparkan, dalam rangka pengembangan ekonomi digital, pemerintah telah menyusun Strategi Nasional Ekonomi Digital. Strategi ini akan memanfaatkan 4 pilar fondasi untuk mewujudkan ekonomi digital terdepan yang mendorong inklusivitas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Pemerintah memberi dukungan dalam pembangunan infrastruktur digital supaya tercipta iklim inovasi yang baik, yang antara lain diatur melalui UU Cipta Kerja," ujar Airlangga.
Dia mengungkapkan, UU Cipta Kerja akan mengakomodasi upaya pengembangan ekonomi digital, antara lain melalui pengaturan tentang perluasan pembangunan infrastruktur broadband, tarif batas atas dan/atau bawah untuk melindungi kepentingan masyarakat dan persaingan usaha yang sehat, serta kerja sama penggunaan spektrum frekuensi radio untuk penerapan teknologi baru.
Di sisi lain, pemerintah senantiasa mendorong para pelaku UMKM untuk bergabung ke platform digital melalui program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Hingga akhir 2020, tercatat sebanyak 11,7 juta UMKM on boarding ke bisnis daring.