8 Misi Ganjar-Mahfud Wujudkan Indonesia jadi Poros Maritim Dunia Lewat Ekonomi Biru
Meningkatkan hasil produksi budidaya dengan menetapkan dan merapikan wilayah budidaya, menggunakan bahan pakan lokal yang berkualitas, dan meningkatkan nilai tambah produk dan pemasaran, dengan penekanan pada lima produk budi daya utama, yaitu udang, kepiting, lobster, tilapia, dan rumput laut.
Memaksimalkan pemanfaatan sektor kelautan yang memiliki potensi hingga 1,4 triliun dolar AS per tahun dengan pendekatan inklusif untuk meningkatkan kemakmuran rakyat sebesar-besarnya, sambil tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan laut. Langkah ini diambil untuk menjaga potensi ekonomi biru Indonesia.
Perkukuh kapabilitas konektivitas maritim dengan meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang maritim, infrastruktur dan sarana transportasi laut, optimalisasi pemanfaatan alur laut dan titik-titik sempit (choke points), serta dukungan dari sistem manajemen transportasi laut yang terintegrasi dengan jalur perdagangan regional dan internasional.
Perkembangan industri galangan kapal, sektor perikanan dan hasil laut, pengelolaan wilayah kampung pesisir, pelestarian laut dan terumbu karang, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta kontribusi ekonomi maritim terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi fokus utama. Industrialisasi sektor kelautan diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas pesisir.
Pengembangan area pariwisata kawasan laut, Kawasan Ekonomi Khusus untuk sektor pariwisata laut, dan peningkatan daya tarik investasi di sektor pariwisata maritim.