Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Temasek yang bakal Disaingi Danantara, Asetnya Tembus Rp4.605 Triliun

Minggu, 24 November 2024 - 10:57:00 WIB
7 Fakta Temasek yang bakal Disaingi Danantara, Asetnya Tembus Rp4.605 Triliun
Pendirian BP Danantara disebut akan menyerupai Temasek Holdings Limited, perusahaan investasi milik Singapura. Berikut 7 fakta Temasek. (Foto: Dok. Temasek Holdings)
Advertisement . Scroll to see content

2. Berada di Bawah Kendali Menteri Keuangan

Pemegang saham tunggal Temasek adalah Menteri Keuangan Singapura. Berdasarkan Undang-Undang Menteri Keuangan Singapura Tahun 1959, Menteri Keuangan adalah badan berbadan hukum.

Pendirian Temasek berdasarkan Undang-Undang Perusahaan Singapura pada tahun 1974 untuk memiliki dan mengelola secara komersial investasi dan aset yang sebelumnya dimiliki oleh Pemerintah Singapura. Hal ini memungkinkan Kementerian Keuangan untuk fokus pada peran utamanya dalam pembuatan kebijakan dan regulasi, sementara Temasek akan memiliki dan mengelola investasi ini secara komersial.

3. Tokoh Kunci Temasek

Terdapat tiga tokoh kunci Temasek, yaitu Direktur Eksekutif sekaligus CEO Temasek Dilhan Pillay Sandrasegara, Ketua Temasek Lim Boon Heng, dan Wakil ketua Cheng Wai Keung.

Dilhan bergabung dengan Temasek pada September 2010, dan diangkat sebagai Direktur Eksekutif dan CEO Temasek Holdings pada 1 Oktober 2021. Saat ini dia juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif dan CEO Temasek International, yang merupakan jabatan yang dipegangnya sejak April 2019.

Selama kariernya di Temasek, dia pernah menjabat sebagai Kepala Investasi, Manajemen Portofolio, dan Grup Pengembangan Perusahaan. Dia juga memimpin tim pemasaran Temasek di Singapura dan Amerika.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut