5 Cara Trading Bitcoin di Pintu untuk Pemula
Selain itu, kamu juga perlu memahami volatilitas crypto yang sangat tinggi. Harga bisa berubah dalam hitungan menit, sehingga keputusan harus didasarkan pada analisis, bukan emosi. Dengan memahami dasar ini, kamu akan memiliki pondasi kuat sebelum masuk ke tahap trading yang lebih kompleks.
Setelah memahami dasar trading, langkah berikutnya adalah menggunakan fitur limit order di Pintu. Fitur ini sangat penting karena membantu kamu mengontrol harga beli dan jual. Cara menggunakannya:
1. Masuk ke menu trading di aplikasi Pintu
2. Pilih aset Bitcoin
3. Tentukan harga beli yang diinginkan
4. Masukkan jumlah pembelian
5. Konfirmasi order
Sebagai contoh, jika harga Bitcoin saat ini Rp1,30 miliar, kamu bisa memasang limit order beli di Rp1,25 miliar. Order akan otomatis dieksekusi ketika harga turun ke level tersebut.
Untuk penjualan, silakan tentukan target profit, misalnya di Rp1,35 miliar. Lalu, gunakan limit order jual agar profit terkunci otomatis. Adapun keunggulan fitur ini tidak perlu memantau layar terus-menerus, membantu disiplin strategi, serta mengurangi risiko keputusan impulsif. Dengan limit order, kamu bisa trading seperti profesional meskipun masih pemula.
Agar trading lebih akurat, kamu perlu menggunakan fitur Pintu Pro yang menyediakan grafik dan indikator lengkap. Analisis teknikal sangat penting untuk menentukan waktu terbaik masuk dan keluar pasar.
Langkah penggunaannya:
1. Buka fitur Pintu Pro
2. Pilih pair BTC/IDR
3. Gunakan timeframe (misalnya 15 menit, 1 jam, atau harian)
4. Tambahkan indikator
Indikator penting yang bisa kamu gunakan:
- RSI (Relative Strength Index)
- Di atas 70 = overbought (potensi turun)
- Di bawah 30 = oversold (potensi naik)