Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 5 CEO Terkaya di Dunia 2025, Elon Musk hingga Jensen Huang
Advertisement . Scroll to see content

3 Fakta Unik tentang Warren Buffett yang Tak Diduga Banyak Orang

Sabtu, 05 Mei 2018 - 21:11:00 WIB
3 Fakta Unik tentang Warren Buffett yang Tak Diduga Banyak Orang
Chairman dan CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffett. (Foto: CNBC)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Warren Buffett merupakan orang terkaya ketiga di dunia yang tentunya memiliki kisah-kisah pribadi yang telah memengaruhinya selama bertahun-tahun. Namun, selain menyoroti kisah suksesnya yang telah memberikan ilham bagi banyak orang di dunia, ada juga kisa-kisah tak terduga tentang dirinya.

Dikutip dari CNBC Make It, berikut tiga fakta tak terduga tentang Buffet:

1. Gemar meminum Pepsi

Minuman ringan berkarbonasi ini ternyata sangat disukai Buffet, dibandingkan Coca-Cola. Bahkan putranya menyebut dia dengan julukan Pepsi Warren. "Aku ingat ketika masih kecil, kami dulu bermain poker dengan Howie (Howard, putra Buffett), dan ayahnya akan turun di tengah malam dengan jubah mandi. Pada masa itu, dia minum Pepsi," kata Jim Ross, seorang teman masa kecil putra Buffett.

Namun saat ini Buffett juga penggemar setia Coca-Cola, salah satu merk minuman bersoda lainnya. Pada 1988 ia sampai menghabiskan lebih dari 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) untuk membeli Coca-Cola dan meminum banyak soda setiap harinya. "Aku seperempat Coca-Cola," ujar Buffett kepada Majalah Fortune, "Jika aku makan 2.700 kalori per hari, maka seperempatnya adalah Coca-Cola. Saya minum setidaknya lima porsi ukuran 12 ons."

2. Pernah mengutil di toko serba ada (toserba)

Buffett telah menghabiskan sebagian besar hidupnya di Omaha, Nebraska sebelum tinggal di Washington DC. Kepindahan tersebut dikarenakan ayahnya terpilih menjadi anggota Kongres saat ia remaja dan memindahkan keluarganya ke daerah timur. Namun, Buffett remaja tidak senang akan hal tersebut sehingga memberontak sebagai aksi perlawanan kepada kedua orangtuanya dan lingkungan baru. "Aku memberontak pada awal sekolah, selama sekitar setahun. Aku benar-benar membuat diriku menyedihkan tapi aku tenang setelah beberapa saat," kata dia.

Salah satu aksi pemberontakannya seperti mengutil dari Sears, toserba setempat. "Aku tidak melakukannya karena alasan tertentu kecuali memberontak," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut