Usai Pandemi Gaya Hidup Masyarakat Berubah, Pilih Makanan Sehat dan Jaga Kesehatan Mental

Vien Dimyati
Pola hidup masyarakat berubah dan menjaga kesehatan mental (Foto: Family education)

Bahkan, mereka mengakui pentingnya berinvestasi dalam kesehatan. Responden menggunakan pengeluaran yang lebih tinggi untuk memilih makanan yang lebih sehat (65%), membeli atau mengonsumsi suplemen makanan (52 persen), melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin (48 persen), menghubungi ahli kesehatan untuk mendapatkan saran (28 persen), dan mencari konsultasi kesehatan mental (25 persen) 

"Dari hasil survei ini, jelas, orang-orang di seluruh wilayah Asia Pasifik menghargai peran kunci nutrisi dalam menjaga kesehatan dan vitalitas jangka panjang," kata Stephen Conchie.

Conchie menambahkan, untuk memperkuat komitmen dalam membantu lebih banyak orang di Asia Pasifik mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat dan aktif, dia mengadakan APAC Extravaganza di Singapura.

"Kegiatan ini diisi pendidikan dan pelatihan tahunan terbesar untuk para member independen di wilayah Asia Pasifik. Dia berharap dapat menginspirasi ribuan member independen untuk menjadi pahlawan gaya hidup sehat di komunitas lokal mereka," kata Conchie.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Komentar Menkes soal FOMO Lari Marathon: Gak Apa-Apa, Itu Lifestyle yang Keren!

57 tahun lalu

AI Coach Jadi Tren Gaya Hidup Sehat Kaum Urban, Terbukti Efektif?

57 tahun lalu

Jam Makan Ternyata Pengaruhi Kesehatan Usus dan Berat Badan, Kok Bisa?

57 tahun lalu

Koper Jadi Simbol Gaya Hidup ala Gen Z, Setuju?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal