Thiwul Gunungkidul Dapat Sertifikat HaKI, Intip Sejarah dan Asal-usulnya 

Wiwie Heryani
Thiwul Gunungkidul Dapat Sertifikat HaKI (Foto: Instagram @wonogirimaknyus)

Adapun daerah yang masih mengonsumsi thiwul sebagai bahan makanan adalah Trenggalek, Wonosobo, Gunungkidul, Wonogiri, Pacitan dan Blitar. Sebagai makanan pokok, thiwul memiliki kandungan kalori yang lebih rendah daripada beras. Bahan baku utama pembuatan thiwul yaitu singkong yang sudah dikeringkan. 

Biasanya, singkong yang dikeringkan itu disebut gaplek atau gogik. Gaplek dibuat melalui penjemuran singkong yang telah dikupas dan dicuci bersih. Untuk mempercepat dan memastikan tingkat kekeringan singkong, bisa dengan cara dipotong-potong dalam ukuran kecil sebelum dijemur.

Selain singkong yang telah kering, terdapat juga beberapa bahan pendukung lain, seperti gula merah, kelapa parut, daun pandan, daun pisang, garam, serta air. Kemudian dipadupadankan menjadi thiwul. Jajanan ini bisa dinikmati ketika sedang berwisata ke Yogyakarta, khususnya di Gunungkidul.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Pesan Kepala Bappisus ke Pengusaha MBG: Jangan hanya Pikir Profit, Berikan Kualitas Makanan yang Benar

Kuliner
23 hari lalu

Tren Kuliner Pedas Kian Menggila, Sensasi Level Ekstrem Paling Disukai?

Kuliner
28 hari lalu

7 Makanan Bantu Panjang Umur, Bermanfaat Memasuki Usia 60 Tahun

Kuliner
30 hari lalu

2 Restoran Baru di Makau Raih Bintang Michelin 2026, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal