"Coba km pikirkan ya, Renna. Kita itu makan karena perlu, tapi untuk makan aja kita diberikan berbagai macam sumber mau tumbuhan, binatang, sampai bawang2an, rempah, bumbu dari alam. Kita diberi akal untuk bisa mengolah itu jadi berbagai macam hidangan. Selain makan karena memang perlu, kita diberi semua indra untuk menikmati sampai begini," kata Ali sambil sibuk dan teliti membersihkan seluruh sisa pepes ikan dari tulang belulang dan jari jemarinya.
Bumbu pepes yang tersisa menempel di daun pisang dia bersihkan lagi dengan kukusan sukun dengan bawang putih dari kebun sendiri.
"Kalo sudah makan, aki selalu paling terakhir ada di meja, emut2 tulang, gigit2 tulang pipi ikan, mencampur padu kondimen2 di meja, ini dicocol itu, yg itu dicocol ini. Pokoknya sibuk dan fokus. Kadang liat dia makan bikin saya jadi pingin makan lagi," kata Chef Renatta.
Menurut Chef Renatta, Aki adalah orang hebat di matanya. "Kalau saya pikir-pikir, dia keren juga," kata Renatta.
Melalui caption yang dia tulis tersebut, dapat diketahui pula, sosok aki atau kakeknya yang sedikit banyak menginspirasi Renatta untuk menjadi seorang chef.
Tidak hanya itu, ternyata bahan makanan yang dimasak oleh Chef Renatta dalam beberapa kesempatan merupakan hasil pemberian sang kakek.
Luar biasa sekali ya sosok Aki dari Chef Renatta!