Sejarah Kopi Joss di Jogja, Minuman Legendaris yang Jadi Ikon Kota Pelajar

Komaruddin Bagja
Sejarah Kopi Joss di Jogja (Foto: Istimewa)

Filosofi dan Makna di Balik Kopi Joss

Dalam sejarah kopi joss di Jogja, minuman ini bukan hanya tentang cita rasa, tetapi juga mengandung nilai filosofis yang kuat. Bara api yang menyala melambangkan semangat dan keberanian, sementara kopi hitam mencerminkan ketenangan dan kedalaman jiwa. Ketika keduanya berpadu, muncullah harmoni yang menggambarkan karakter masyarakat Jogja—hangat, sederhana, tapi penuh makna.

Filosofi ini sejalan dengan kehidupan masyarakat Yogyakarta yang terkenal santai namun penuh semangat. Kopi joss menjadi simbol keseimbangan antara kerasnya perjuangan dan kelembutan hati, antara panasnya bara dan pahitnya kopi, antara keberanian mencoba dan ketenangan menerima hasilnya.

Proses Pembuatan yang Unik dan Autentik

Dalam penyajiannya, kopi joss diseduh dengan cara yang sangat sederhana. Bubuk kopi robusta lokal dimasukkan ke dalam gelas, ditambahkan gula, lalu disiram air mendidih. Setelah itu, arang panas dari tungku pembakaran diambil menggunakan penjepit besi dan dicelupkan langsung ke dalam kopi.

Saat arang menyentuh cairan, terdengar bunyi “joss!” yang menjadi ciri khasnya. Proses ini juga menimbulkan gelembung kecil dan aroma asap yang khas. Arang biasanya dibiarkan beberapa detik sebelum diangkat kembali, agar cita rasa kopi menjadi lebih seimbang antara pahit, manis, dan gurih.

Beberapa penelitian menyebut bahwa arang panas mampu mengurangi kadar asam dan menyerap gas tertentu dalam kopi, sehingga lebih aman bagi lambung. Namun, para penikmat kopi joss lebih menghargai pengalaman minumnya yang unik dan atmosfer sosialnya dibanding sekadar manfaat kesehatannya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Miss Indonesia 2026 Cari Perempuan Berkarakter dan Peduli Sosial di Yogyakarta

57 tahun lalu

Yogyakarta jadi Destinasi Favorit Penumpang Kereta saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

57 tahun lalu

Ortu Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Luapkan Amarah: Anak Saya Luka di Punggung-Bibir!

57 tahun lalu

DPR Minta Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogya Diusut Tuntas: Tindak Tegas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal