"Tidak hanya itu, herbal ini juga dapat meredakan nyeri haid dan radang panggul, mengatasi keputihan dan infeksi bakteri pada organ kewanitaan," ujarnya.
Ginela juga dapat digunakan untuk mengatasi haid tidak teratur, nyeri saat haid, sindrom pra-menstruasi (PMS), detoksifikasi rahim, bau, gatal, dan keputihan pada organ kewanitaan. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai terapi dan pencegahan miom dan kista ovarium.
"Yang terpenting, tidak akan menyebabkan keringnya rahim, infertilitas, atau kemandulan, serta tidak menimbulkan efek samping," kata Amat.
Perlu diingat herbal ini tidak boleh digunakan untuk anak di bawah usia dua tahun. Aturan penggunaannya dua kali sehari, dengan dosis dua sampai tiga sendok setelah makan.