Manfaat Madu dan Habbatussauda untuk Bantu Pemulihan Covid-19 

Vien Dimyati
Mengenal manfaat madu dan Habbatussauda (Foto: Latin honey shop)

JAKARTA, iNews.id - Selama masa pandemi Covid-19, masyarakat diharuskan memiliki makanan dan minuman sehat. Tidak hanya berupa sayuran dan buah, herbal alami juga dapat meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi.

Belakangan ini, yang sedang tren dikonsumsi masyarakat adalah kombinasi madu dan habbatussauda (jinten hitam). Herbal alami ini dinilai berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh.

Tim Edukasi Media Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Afifah K. Vardhani mengatakan, madu dan Habbatussauda kerap dijadikan terapi tambahan selama masa pandemi. Kombinasi ini terbukti efektif mempercepat proses pemulihan pada pasien Covid-19.

"Hingga saat ini belum ada protokol pengobatan yang efektif dalam mengelola infeksi Covid-19. Namun, beberapa herbal seperti habbatussauda terbukti memiliki potensi terapeutik terhadap infeksi virus, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai terapi tambahan pada pasien Covid-19," kata dr. Afifah, melalui keterangannya dikutip Senin (30/8/2021).

Menurutnya, habbatussauda mengandung senyawa aktif utama yaitu thymoquinone yang memiliki aktivitas antioksidan, anti-inflamasi, antivirus, anti mikroba, dan imunomodulator. 

Berdasarkan studi in vitro di Mesir, thymoquinone pada habbatussauda menunjukkan aktivitas antivirus terhadap virus SARS-CoV-2, serta mampu menghambat replikasi virus. Herbal yang terkenal dengan julukan ‘Penyembuh Segala Macam Penyakit’ ini juga teruji secara klinis dapat meningkatkan respons imun, mengurangi respons peradangan, serta membantu mengurangi efek samping dari konsumsi obat-obatan medis.

"Konsumsi madu selama masa pandemi juga dapat menjadi terapi tambahan Covid-19," katanya.

Studi in vitro menunjukkan, komponen chrysin, kaempferol, dan quercetin pada madu mampu menghambat masuknya virus ke sel inang dan menghambat replikasi virus. Uji praklinik ini juga menyebutkan, chrysin dan kaemferol membantu menghambat peradangan pada paru-paru.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Kuliner
6 hari lalu

Perbedaan Green Tea dan Matcha yang Serupa Tapi Tak sama

Health
7 hari lalu

Ikan Teri Versus Sarden, Mana Lebih Sehat dan Banyak Gizi?

Kuliner
17 hari lalu

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Kuliner
27 hari lalu

Yummy! Aura Kasih Ternyata Doyan Jajan Pinggir Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal